Untuk mendownload isi pengajian ahad pagi yang diselenggarakan oleh Yayasan Majlis Tafsir Al-Qur'an Surakarta. Silahkan buka link di bawah ini.
Download Isi Pengajian Ahad Pagi Mulai Tahun 2005 sampai dengan 2012
Mudah-mudahan mendatangkan pencerahan bagi anda semua.
SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI
Empat belas abad silam Allah menurunkan Al Qur’an sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia, di masa ketika masyarakat Arab berada dalam jurang kenistaan, kekacauan dan kejahiliyahan. Mereka adalah bangsa tak berperadaban, yang menyembah berhala buatan tangan mereka sendiri, yang
meyakini peperangan dan pertumpahan darah sebagai hal yang mulia, dan bahkan tega membunuh anak-anak mereka sendiri. Namun, melalui Islam mereka mendapatkan pengetahuan tentang nilai-nilai kemanusiaan dan peradaban. Tidak hanya bangsa Arab, namun seluruh bangsa yang memeluk Islam terbebaskan dari kegelapan zaman jahiliyah dan tercerahkan oleh hikmah ilahiyah Al Qur’an. Di antara hal penting yang disampaikan Al Qur’an untuk umat manusia adalah pola pikir untuk apa mereka diciptakan ke dunia ini dan bagaimana menyikapinya agar bisa selamat dunia sampai akherat ?
meyakini peperangan dan pertumpahan darah sebagai hal yang mulia, dan bahkan tega membunuh anak-anak mereka sendiri. Namun, melalui Islam mereka mendapatkan pengetahuan tentang nilai-nilai kemanusiaan dan peradaban. Tidak hanya bangsa Arab, namun seluruh bangsa yang memeluk Islam terbebaskan dari kegelapan zaman jahiliyah dan tercerahkan oleh hikmah ilahiyah Al Qur’an. Di antara hal penting yang disampaikan Al Qur’an untuk umat manusia adalah pola pikir untuk apa mereka diciptakan ke dunia ini dan bagaimana menyikapinya agar bisa selamat dunia sampai akherat ?
Sabtu, Februari 11, 2012
Kamis, Juli 21, 2011
KH ZAINUDDIN MZ - BENTENG PUASA 3
Puasa sebagai benteng, sudah banyak yang tahu. Tapi KH. Zainuddin MZ mengupasnya dari beberapa sisi realita tanah air. Antara lain perbedaan jihad dan terorisme. Selamat mengikuti ceramah beliau.
KH ZAINUDDIN MZ - BENTENG PUASA 2 (MBAH SURIP)
KH. Zainddin MZ omongin Mbah Surip, ceramah ini dlm rangka membicarakan tema puasa Ramadhan, dengan paparan gaya bliau yg oke punya, Met mnyimak sampe kelar-Ngabuburit di Jampanx mah so pasi berpahala, Insya Allah tergantng niat ente pade, awas jgn meleng ttp mantepin puasanya,
Videonya bisa dilihat disini, mudah-mudahan tambah wawasan kita.
Videonya bisa dilihat disini, mudah-mudahan tambah wawasan kita.
Benteng Puasa - Bagian 1 oleh KH Zainuddin MZ
KH ZAINUDDIN MZ - BENTENG PUASA 1 Mari kita dengarkan ceramah beliau tentang puasa kita. Silahkan download. atau boleh lihat videonya dulu ya nggak apa-apa.
Rabu, Mei 26, 2010
Saatnya Mencocokkan Arah Kiblat
Saatnya Mencocokkan Arah Kiblat
==============================
Sudah tiba saatnya untuk mencocokkan arah kiblat masjid atau ruangan mushala yang dipakai untuk sholat, apakah sudah mengarah ke Kakbah di Mekkah.
Allah swt memberikan kasih sayangNya pada hamba-hamba Nya dengan ditunjukkan cara-cara yang bisa dipakai untuk menyatukan arah kiblat sholat mereka agar betul-betul mengarah ke Kakbah di Makkah.
Ada yang memakai alat teodolit seperti yang dipakai Tim Sertifikasi Arah Kiblat Jateng di masjid Baiturahman Semarang (tapi harganya mahal 130 jutaan) , ada juga yang memakai alat kompas (misal kota Surakarta ke arah kiblat = 24 derajat, 32 menit, 14 detik), ada yang memakai alat peraga yaitu dengan mencari arah timur barat sejati dulu, caranya :
1.Pilih tempat yang rata, datar dan terbuka bisa menerima sinar matahari langsung.
2.Buat beberapa lingkaran dengan diameter yang berbeda, misal diameter/jari-jari 0,5 m
3.Tancapkan sebuah tongkat yang lurus setinggi 1,5 m berdiri tegak lurus di tengah lingkaran tersebut.
4.Berilah tanda titik B pada perpotongan antara bayangan ujung tongkat dengan garis sebelah barat ( ketika bayangan sinar matahari mulai masuk lingkaran). Titik ini terjadi SEBELUM masuk waktu dhuhur.
5.Berilah tanda titik T pada titik perpotongan antara bayangan ujung tongkat dengan garis lingkaran sebelah timur (ketika bayangan sinar matahari keluar lingkaran). Titik ini terjadi SETELAH waktu dhuhur.
6.Hubungkan titik B dan titik T tersebut dengan garis lurus atau benang.
7.Titik B merupakan titik barat dan titik T merupakan titik timur, sehingga sudah didapatkan garis lurus yang menunjukkan barat dan timur sejati.
8.Setelah garis Barat Timur sejati sudah ditentukan, garislah sepanjang 1 meter, ujung sebelah barat, beri tanda titik B dan ujung timur dengan titik T.
9.Pada titik B buat garis siku-siku (90 derajat) ke arah utara sepanjang jarak arah kiblat masing-masing daerah. Misal untuk kota Solo = 45,68 cm, (Sragen = 45,51) tandailah titik ini dengan titik K.(Daftarnya sudah ada, bisa beli bukunya).
10.Buatlah garis antara titik T dengan titik K dengan garis lurus sehingga sudah ditentukan arah kiblatnya.
11. Apabila membuat shaf-shaf tinggal buat garis siku-siku pada garis yang menunjukkan arah kiblat tersebut. Mulai shaf pertama, kedua dan seterusnya.
Dan ada satu cara lagi yang sangat mudah yaitu dengan ROSDUL KIBLAT( Bayangan arah kiblat) yaitu bayangan sinar matahari terhadap suatu benda yang tegak lurus dipermukaan bumi berimpit dengan arah kiblat pada tempat itu. Karena pada saat itu letak matahari tepat diatas Kakbah.
Hal ini terjadi pada tanggal 28-05-2010 pada pukul : 16.17.56 WIB dan besok tanggal : 16-07-2010 pada pukul : 16.26.43 WIB . Sangat praktis dan murah namun sudah tepat. Tentunya untuk melakukan
pengukuran ini jam milik antum harus dicocokkan dulu dengan WIB dengan cara menghubungi 103 flexy atau telkom (telepon kabel) untuk memastikan jam WIB. Selamat mencoba. Tunggu tanggal dan jam tersebut.
Dan masih ada beberapa cara lagi yang agak rumit karena harus menggunakan rumus-rumus (bagi yang tidak pandai matematika dan nggak punya calkulator yang baik) sangat susah.
Setelah arah ini ketemu, coba cek ulang dengan arah kiblat yang biasa digunakan saat ini. Kalau ada perbedaan segeralah mengubah arah kiblatnya, disesuaikan dengan kiblat yang benar. Tentunya untuk rumah pribadi / mushala kecil segera merubah saat itu juga langsung bisa. Namun kalau untuk masjid perlu koordinasi dengan takmir masjid dan warga jamaahnya supaya tidak timbul pertengkaran sesama jamaah sendiri. Berilah pengertian-pengertian tentang pentingnya sholat menghadap ke kiblat ( bahkan jadi kiblatnya orang mati) dll sehingga kalau ada perubahan garis shaf tidak bergejolak. Kalau perlu umat pada hari dan jam tersebut diajak serta dalam penentuan garis kiblat tersebut.
Kalau baru mau membangun masjid, penentuan arah kiblat ini tidak jadi masalah. Namun kalau sudah terlanjur jadi bangunannya dan shafnya tidak mengarah ke kiblat (padahal umat sudah sholat disitu bertahun-tahun) ini yang nanti akan menimbulkan gejolak bila tidak diberikan pengertian lebih dahulu kepada jamaah semua, setelah mereka faham maka akan mudah untuk meluruskan arah kiblatnya. Dan ini tidak harus membongkar bangunan masjid, cukup dengan merubah kemiringan shafnya saja. Namun kalau banyak dana untuk merehap pondasi masjid tidak jadi masalah dan besok kalau masjidnya jadi mudah menata shaf sholatnya karena tidak menceng-menceng.
Bilamana masih ada permasalahan dengan penentuan arah kiblat ini bisa koordinasi dengan Tim Sertifikasi Arah Kiblat tiap Kota/Kabupaten masing-masing. (Ibnu Achmad)
==============================
Sudah tiba saatnya untuk mencocokkan arah kiblat masjid atau ruangan mushala yang dipakai untuk sholat, apakah sudah mengarah ke Kakbah di Mekkah.
Allah swt memberikan kasih sayangNya pada hamba-hamba Nya dengan ditunjukkan cara-cara yang bisa dipakai untuk menyatukan arah kiblat sholat mereka agar betul-betul mengarah ke Kakbah di Makkah.
Ada yang memakai alat teodolit seperti yang dipakai Tim Sertifikasi Arah Kiblat Jateng di masjid Baiturahman Semarang (tapi harganya mahal 130 jutaan) , ada juga yang memakai alat kompas (misal kota Surakarta ke arah kiblat = 24 derajat, 32 menit, 14 detik), ada yang memakai alat peraga yaitu dengan mencari arah timur barat sejati dulu, caranya :
1.Pilih tempat yang rata, datar dan terbuka bisa menerima sinar matahari langsung.
2.Buat beberapa lingkaran dengan diameter yang berbeda, misal diameter/jari-jari 0,5 m
3.Tancapkan sebuah tongkat yang lurus setinggi 1,5 m berdiri tegak lurus di tengah lingkaran tersebut.
4.Berilah tanda titik B pada perpotongan antara bayangan ujung tongkat dengan garis sebelah barat ( ketika bayangan sinar matahari mulai masuk lingkaran). Titik ini terjadi SEBELUM masuk waktu dhuhur.
5.Berilah tanda titik T pada titik perpotongan antara bayangan ujung tongkat dengan garis lingkaran sebelah timur (ketika bayangan sinar matahari keluar lingkaran). Titik ini terjadi SETELAH waktu dhuhur.
6.Hubungkan titik B dan titik T tersebut dengan garis lurus atau benang.
7.Titik B merupakan titik barat dan titik T merupakan titik timur, sehingga sudah didapatkan garis lurus yang menunjukkan barat dan timur sejati.
8.Setelah garis Barat Timur sejati sudah ditentukan, garislah sepanjang 1 meter, ujung sebelah barat, beri tanda titik B dan ujung timur dengan titik T.
9.Pada titik B buat garis siku-siku (90 derajat) ke arah utara sepanjang jarak arah kiblat masing-masing daerah. Misal untuk kota Solo = 45,68 cm, (Sragen = 45,51) tandailah titik ini dengan titik K.(Daftarnya sudah ada, bisa beli bukunya).
10.Buatlah garis antara titik T dengan titik K dengan garis lurus sehingga sudah ditentukan arah kiblatnya.
11. Apabila membuat shaf-shaf tinggal buat garis siku-siku pada garis yang menunjukkan arah kiblat tersebut. Mulai shaf pertama, kedua dan seterusnya.
Dan ada satu cara lagi yang sangat mudah yaitu dengan ROSDUL KIBLAT( Bayangan arah kiblat) yaitu bayangan sinar matahari terhadap suatu benda yang tegak lurus dipermukaan bumi berimpit dengan arah kiblat pada tempat itu. Karena pada saat itu letak matahari tepat diatas Kakbah.
Hal ini terjadi pada tanggal 28-05-2010 pada pukul : 16.17.56 WIB dan besok tanggal : 16-07-2010 pada pukul : 16.26.43 WIB . Sangat praktis dan murah namun sudah tepat. Tentunya untuk melakukan
pengukuran ini jam milik antum harus dicocokkan dulu dengan WIB dengan cara menghubungi 103 flexy atau telkom (telepon kabel) untuk memastikan jam WIB. Selamat mencoba. Tunggu tanggal dan jam tersebut.
Dan masih ada beberapa cara lagi yang agak rumit karena harus menggunakan rumus-rumus (bagi yang tidak pandai matematika dan nggak punya calkulator yang baik) sangat susah.
Setelah arah ini ketemu, coba cek ulang dengan arah kiblat yang biasa digunakan saat ini. Kalau ada perbedaan segeralah mengubah arah kiblatnya, disesuaikan dengan kiblat yang benar. Tentunya untuk rumah pribadi / mushala kecil segera merubah saat itu juga langsung bisa. Namun kalau untuk masjid perlu koordinasi dengan takmir masjid dan warga jamaahnya supaya tidak timbul pertengkaran sesama jamaah sendiri. Berilah pengertian-pengertian tentang pentingnya sholat menghadap ke kiblat ( bahkan jadi kiblatnya orang mati) dll sehingga kalau ada perubahan garis shaf tidak bergejolak. Kalau perlu umat pada hari dan jam tersebut diajak serta dalam penentuan garis kiblat tersebut.
Kalau baru mau membangun masjid, penentuan arah kiblat ini tidak jadi masalah. Namun kalau sudah terlanjur jadi bangunannya dan shafnya tidak mengarah ke kiblat (padahal umat sudah sholat disitu bertahun-tahun) ini yang nanti akan menimbulkan gejolak bila tidak diberikan pengertian lebih dahulu kepada jamaah semua, setelah mereka faham maka akan mudah untuk meluruskan arah kiblatnya. Dan ini tidak harus membongkar bangunan masjid, cukup dengan merubah kemiringan shafnya saja. Namun kalau banyak dana untuk merehap pondasi masjid tidak jadi masalah dan besok kalau masjidnya jadi mudah menata shaf sholatnya karena tidak menceng-menceng.
Bilamana masih ada permasalahan dengan penentuan arah kiblat ini bisa koordinasi dengan Tim Sertifikasi Arah Kiblat tiap Kota/Kabupaten masing-masing. (Ibnu Achmad)
Rabu, Mei 19, 2010
DAKWAH ISLAM KE PENJURU DUNIA
Assalamu alaikum.
Kabar Gembira !!!
Alhamdulillah berkat pertolongan Allah SWT setelah Ijin Stasiun Radio (ISR) untuk radio dakwah kita MTA 107,9 FM telah resmi turun dari kementerian Kominfo Republik Indonesia, maka kini siaran radio MTA FM dapat anda dengarkan dimanapun anda berada melalui satelit palapa pada frekuensi 4080 mhz S/R 28125 KHz audio left (bagi yang punya parabola). Informasi ini dapat anda sebarkan untuk saudara-saudara yang lainnya. Atau langsung ke sini Dakwah Tanpa Batas Via Satelit
Kabar gembira kepada seluruh umat Islam dimanapun. Satu langkah besar sedang ditempuh Radio MTAFM demi meluncurkan dakwah ke penjuru dunia. Alhamdulillah berkat pertolongan Allah radio dakwah MTAFM diperkenankan untuk mengudara melalui Satelit. Suatu hal yang patut kita dukung agar gema dakwah Al-Qur’an dan sunnah ini terus mengudara tanpa batas wilayah atau jarak.
Tentu saja kita tidak cukup berhenti sampai di sini, tetapi diharapkan semua wilayah-wilayah yang tidak terjangkau dengan radio FM biasa agar mengambil peran untuk mengembangkan dakwah ini sesuai dengan apa yang disanggupi, dengan demikian radio yang berpusat di kota Solo ini akan mengudara dengan membawa misi dakwah ke seluruh penjuru dunia.
Lantas caranya gimana…?
Daerah-daerah yang tidak terjangkau dengan radio biasa agar pasang antena parabola lengkap dengan receivernya dengan setting Satelit :
PALAPA, Freq 4080 MHz dan S/R 28125 KHz, Audio kanal LEFT
Kemudian agar masyarakat sekitar bisa ikut mendengarkan secara bebas dan mudah. Supaya dipancarkan ulang dengan pemancar FM kategori komunitas di sekitarnya.
Dengan demikian warga atau masyarakat dapat menangkap siaran ulang radio MTAFM dari satelit dengan radio biasa. Semoga Allah meridloi atas usaha kita ini.
Mudah-mudahan bermanfaat dalam pembangunan mental keagamaan kita. Wassalamu ' Alaikum Wr. Wb.
Senin, Maret 01, 2010
IJIN RADIO MTA FM
Assalamu alaikum.
Kabar Gembira !!!
Alhamdulillah berkat pertolongan Allah Ijin Stasiun Radio (ISR) yang kita tunggu-tunggu untuk radio dakwah kita MTA FM akhirnya telah resmi turun yang diterbitkan dari kementerian Kominfo Repubblik Indonesia. Insya Allah mulai 1 Maret 2010 ini dan sterusnya akan mengudara dengan 2 frekuensi masing-masing PERSADA FM 102.2 MHz dan MTAFM 107.9 MHz.

dan ini ijin Radio PERSADA FM :

Semua itu berkat perjuangan yang tidak henti-hentinya hanya mengharap ridlo dan pertolonganNya saja.
Terima kasih atas doa dan bantuan dari berbagai pihak, semoga dengan telah terbitnya ISR ini semakin berkembang dakwah kita melalui radio ini.
Wassalamu 'Alaikum Wr Wb
Kabar Gembira !!!
Alhamdulillah berkat pertolongan Allah Ijin Stasiun Radio (ISR) yang kita tunggu-tunggu untuk radio dakwah kita MTA FM akhirnya telah resmi turun yang diterbitkan dari kementerian Kominfo Repubblik Indonesia. Insya Allah mulai 1 Maret 2010 ini dan sterusnya akan mengudara dengan 2 frekuensi masing-masing PERSADA FM 102.2 MHz dan MTAFM 107.9 MHz.

dan ini ijin Radio PERSADA FM :

Semua itu berkat perjuangan yang tidak henti-hentinya hanya mengharap ridlo dan pertolonganNya saja.
Terima kasih atas doa dan bantuan dari berbagai pihak, semoga dengan telah terbitnya ISR ini semakin berkembang dakwah kita melalui radio ini.
Wassalamu 'Alaikum Wr Wb
Senin, Desember 07, 2009
VIDEO BIMBINGAN MANASIK HAJI & UMROH - 2 :
VCD pembelajaran manasik haji dalam bentuk manasik klasikal sudah saya infokan kehadapan Anda (lihat kembali disini ) .Untuk semakin memantapkan pengetahuan Anda tentang manasik haji, saya share juga rekaman video lainnya yang di sampaikan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin rahimahullah. Melalui pembahasan materi "Bimbingan Manasik Haji dan Umrah". Dimana narasi yang dibawakan sudah menggunakan sudah di terjemahkan dalam bahasa Indonesia.

Untuk download silakan klik file dibawah ini menuju link penempatan file-file tersebut,
# 01_Bimbingan Manasik Haji dan Umrah
# 02_Bimbingan Manasik Haji dan Umrah
# 03_Bimbingan Manasik Haji dan Umrah
Atau bisa Anda akses melalui sumbernya langsung di http://www.multimedia.kisahislam.com
Tidak salahnya Anda juga membekali diri dengan bahan bacaan tentang manasik haji dan umrah :
1. Buku Haji dan Umrah seperti Rasulullah SAW , yang ditulis oleh Syaikh.Nasiruddin Al-Albany
2. Panduan Manasik Haji dan Umrah , yang ditulis oleh Syaikh Shalih Al-'Utsaimin

Untuk download silakan klik file dibawah ini menuju link penempatan file-file tersebut,
# 01_Bimbingan Manasik Haji dan Umrah
# 02_Bimbingan Manasik Haji dan Umrah
# 03_Bimbingan Manasik Haji dan Umrah
Atau bisa Anda akses melalui sumbernya langsung di http://www.multimedia.kisahislam.com
Tidak salahnya Anda juga membekali diri dengan bahan bacaan tentang manasik haji dan umrah :
1. Buku Haji dan Umrah seperti Rasulullah SAW , yang ditulis oleh Syaikh.Nasiruddin Al-Albany
2. Panduan Manasik Haji dan Umrah , yang ditulis oleh Syaikh Shalih Al-'Utsaimin
VIDEO BIMBINGAN MANASIK HAJI & UMROH - 1 :

Manasik Haji
Jamaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima itu tentunya menginginkan ibadah yang dijalankan itu bisa sempurna dan bisa mengikuti apa yang telah diajarkan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Tak banyak, jamaah haji yang bisa memiliki kesadaran untuk melakukan ibadah haji dengan sempurna, hal itu disebabkan kurang pemahaman akan makna ibadah haji. Oleh karena itu bimbingan manasik perlu dimantapkan oleh setiap jamaah haji baik pada saat di tanah air maupun ketika berada di tanah suci.

Negara Lain sudah Memanfaatkan Teknologi untuk manasik haji
Teknologi Informasi saat ini dapat juga dimanfaatkan untuk proses deseminasi baik yang positip maupun negatip tergantung niat dan tujuan kita memanfaatkannya. Di negara lain, pemanfaatan teknologi informasi sudah dilakukan untuk menjelasakan manasik haji. Di Indonesia sangat jarang ditemui pemberi materi di KBIH ada yang memanfaatkan teknologi ini. Pemberi materi masih menggunakan metode ceramah, dimana audience atau peserta manasik haji sulit menangkap makusd sipembicara. Sebagai contoh di Malaysia beberapa kegiatan manasik haji sangat mudah dipahami oleh peserta dengan adanya fasilitas whiteboard, in focus untuk menampilkan materi ceramah dari komputer. Dulu waktu saya mengikuti manasik haji di KBIH Muhammadiyah di Medan, saya membantu memfasilitasi pertemuan manasik dengan in focus dan laptop dan ini sangat membantu JCH dalam memahami materi, JCH bisa membayangkan bagaimana suasana tawaf,sa'ie, bentuk bangunan, dan lain-lain.
Nah, bagi Anda yang sibuk untuk dapat mengikuti bimbingan haji / manasik haji secara langsung atau bagi Anda yang ingin menambah ilmu manasik haji sebagai persiapan nantinya ketika berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji Anda siap menjadi haji yang mandiri, mengerti hukum-hukum di dalam berhaji dapat memanfaatkan rekaman-rekaman manasik haji melalui video karena terkadang ada juga yang malas baca-baca buku apalgi kalau orang tua kita yang akan jadi JCH, rasanya susah juga kalau disuruh cari referensi bahan bacaan.
Jika Anda tertarik untuk mempelajarinya secara digital, maka video tutorial "Manasik Haji Nabi SAW" yang dibawakan oleh Ust. Syed Nazmi Tuan Taufek dari Malaysia yang saat ini sudah diupload di situs youtube menurut saya sangat bagus (kalau saya perhatikan bahasan materinya seperti periwayatan manasik haji Rasulullah berdasarkan hadist Jabir). Video ini dapat Anda dilihat atau didownload di situs youtube.com. Walaupun menggunakan bahasa malaysia namun saya yakin Anda dapat memahaminya karena bahasa ini merupakan bahasa melayu.
Video ini sudah diupload di youtube dalam beberapa seri, berminat silahkan download di link berikut :

1. Intro
2. Muqadimmah
3. Rumah Ibadah Yang pertama
4. Sebelum ke Mekkah
5. Hikmah Ibadah haji & Haji Yang Mabrur
6. Cara Melaksanakan Haji : pertama Haji Ifrad
7. Cara Melaksanakan Haji : Ke dua Haji Tamattu
8. Cara Melaksanakan Haji : ke Tiga Haji Qiran
9. Miqat Zamani
10. Miqat Maqani
11. Larangan sesudah berniat Ihram
12. Tanya-Jawab: Terlihat Aurat sesama wanita
13. Tanya-Jawab : lelaki menutup kepala saat ihram
14. Tanya – Jawab : tercabut rambut
15. Tanya – Jawab : pakai sabun wangi
16. Rukun Haji : pertama Berniat Ihram
17. Rukun Haji : ke dua, wukuf di Arafah
18. Bermalam di Muzdalifah (malam 10 Dzulhijah)
19. Melontar jumrah Aqobah (10 Dzulhijah)
20. Rukun Haji ke lima : Tahalul awal
21. Rukun haji ke tiga, Tawaf Ifadah
22. Rukun haji ke empat, sa’e
23. Bermalam dan melontar 3 jumrah
24. Bermalam dan melontar 3 jumrah, nafar awal dan nafar tsani
25. Rukun haji ke enam, Tertib
26. Hari Tarwiyah (8 Dzulhijah)
27. Tanya jawab tentang melontar
28. Tanya jawab tentang Tahalul
29. Jangka waktu bermalam di Mina
30. Tanya jawab :berulang-ulang umrah
31. Penghargaan
Semua file di atas jika Anda kreatif maka dapat dijadikan VCD atau DVD sehingga dapat dipelajari secara simultan. File-file dalam format flv di atas dapat digabung menggunakan software freeware yang lumayan cukup bagus, Namanya FLV Binder. Software ini ukurannya kecil (101 kb - zip file) dan bisa diunduh di http://www.flvsoft.com/bind_flv/ Jika akan dibuat VCD atau DVD harus Anda konversi ke dalam MPEG atau AVI agar bisa di BURN ke cakram VCD atau DVD dengan menggunakan sofware sederhana Format Factory 1.06 yang dapat diunduh di http://www.formatoz.com/ . Saya sudah "Burn" ke dalam VCD atau DVD sehingga bisa disimak lebih enak lagi dengan fasilitas video player yang dapat ditonton bersama keluarga atau sebagai bekal orang tua kita yang akan berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini. Andapun dapat memperkaya pendalaman ilmu mansik haji dan umrah melalui tayangan video dari Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin melalui postingan saya disini .
PANDUAN MANASIK HAJI
Bagi anda yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini, ada dua hal pokok yang perlu anda persiapkan :

1. Ikhlas berniat karena Alloh, dalam surat Albayyinah:5

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus[1], dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian Itulah agama yang lurus.
[1] Lurus berarti jauh dari syirik (mempersekutukan Allah) dan jauh dari kesesatan.
2. Ittiba’. Mengikuti apa yang dicontohkan Rasulullah SAW.
Diinul Islam agama yang kita anut sudah sangat lengkap dan sempurna. Maka cukuplah Rasulullah sebagai contoh dan petunjuk yang kita ikuti. Dalam masalah Addin kita diharamkan mengadakan sesuatu yang baru. Rasulullah bersabda :
“Artinya : Janganlah kamu sekalian mengada-adakan urusan-urusan yang baru, karena sesungguhnya mengadakan hal yang baru adalah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah sesat”. [Hadits Riwayat Abdu Daud, dan At-Tirmidzi ; hadits hasan shahih].
Untuk itulah pengetahuan tatacara pelaksanaan ibadah haji harus anda ketahui dengan benar, sehingga anda dapat menjalankan rukun,wajib dan sunnah haji dengan sempurna sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah. Karena saat ini banyak sekali versi-versi pelaksanaannya yang dapat anda saksikan ditanah suci. Jika anda tidak mempunyai pemahaman yang benar,maka sangat disayangkan kesempatan yang mungkin hanya sekali dalam hidup anda akan sia-sia, dan penyesalan yg anda ratapi ketika sudah kembali ke tanah air.
Anda dapat mempelajari dari berbagai sumber buku yang dibuat oleh ulama-ulama yang dapat dipertanggung jawabkan.

Referensi Panduan Manasik
Mengikuti KBIH bukanlah suatu kewajiban, yang bahkan seringkali kita temui justru KBIH tidak membimbing jamaah haji dengan benar, unsur bisnis lebih dikedepankan oleh yayasan-yayasan KBIH. Anda sudah kehilangan jutaan rupiah untuk biaya manasik haji. Padahal manasik haji yang diselenggarakan oleh departemen agama menurut saya justru lebih bagus, walaupun waktunya hanya 10 hari. Pengalaman saya waktu itu justru saya melihat yang diberikan dalam manasik haji depag sudah memadai.
Saya sudah menghimpun beberapa catatan manasik haji dari beberapa sumber buku karya ulama terkenal dan juga beberapa catatan manasik haji tahun 1423H dan 1427H, dan jika anda berminat membacanya anda dapat mendownloadnya (catatan tersebut bukan untuk dikomersialkan). Saya sendiri sudah mencetak catatan tersebut dalam bentuk buku saku yang saya beri judul "Hajjatur Rasul" (telah direvisi tanggal 19 Nov 2009)

Semoga dapat membantu anda dalam memahami manasik haji.
Dengan mempertimbangkan banyaknya permintaan ke email ku yang meminta Ringkasan Buku Hajjaturasul , aku telah postingkan tulisan tentang rangkuman manasik haji (telah direvisi tanggal 19 Nov 2009) dengan contoh do'a dengan bahasa Arab dan dilengkapi dengan tulisan bahasa
Indonesia serta terjemahannya. Anda dapat mendownloadnya dengan mengklik icon di bawah ini.
Sebagai informasi tambahan bagi Anda, bisa juga mengunjungi situs yang memberikan penjelasan tentang Haji dan Umrah yang dileuarkan oleh pemerintah Arab Saudi, isinya bagus dan cukup lengkap (dilengkapi juga dengan visualisasi). Jika berminat silahkan kunjungi Link berikut ini.
Jika Anda ingin menambah ilmu tentang Haji dan Umrah Anda bisa membaca tulisan ulama berikut :
1. Buku Haji dan Umrah seperti Rasulullah SAW , karya Syaikh Muhammad Nashirudin Al-Albany
2. Manasik Haji dan Umrah , karya syaikh Muhammad Shalih Al 'Utsaimin.
Untuk tanyangan dalam bentuk video dapat Anda kunjungi postingan saya disini .
Sumber : http://abusyafwan.blogspot.com/2007/11/panduan-manasik-haji.html
1. Ikhlas berniat karena Alloh, dalam surat Albayyinah:5

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus[1], dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian Itulah agama yang lurus.
[1] Lurus berarti jauh dari syirik (mempersekutukan Allah) dan jauh dari kesesatan.
2. Ittiba’. Mengikuti apa yang dicontohkan Rasulullah SAW.
Diinul Islam agama yang kita anut sudah sangat lengkap dan sempurna. Maka cukuplah Rasulullah sebagai contoh dan petunjuk yang kita ikuti. Dalam masalah Addin kita diharamkan mengadakan sesuatu yang baru. Rasulullah bersabda :
“Artinya : Janganlah kamu sekalian mengada-adakan urusan-urusan yang baru, karena sesungguhnya mengadakan hal yang baru adalah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah sesat”. [Hadits Riwayat Abdu Daud, dan At-Tirmidzi ; hadits hasan shahih].
Untuk itulah pengetahuan tatacara pelaksanaan ibadah haji harus anda ketahui dengan benar, sehingga anda dapat menjalankan rukun,wajib dan sunnah haji dengan sempurna sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah. Karena saat ini banyak sekali versi-versi pelaksanaannya yang dapat anda saksikan ditanah suci. Jika anda tidak mempunyai pemahaman yang benar,maka sangat disayangkan kesempatan yang mungkin hanya sekali dalam hidup anda akan sia-sia, dan penyesalan yg anda ratapi ketika sudah kembali ke tanah air.
Anda dapat mempelajari dari berbagai sumber buku yang dibuat oleh ulama-ulama yang dapat dipertanggung jawabkan.

Referensi Panduan Manasik
Mengikuti KBIH bukanlah suatu kewajiban, yang bahkan seringkali kita temui justru KBIH tidak membimbing jamaah haji dengan benar, unsur bisnis lebih dikedepankan oleh yayasan-yayasan KBIH. Anda sudah kehilangan jutaan rupiah untuk biaya manasik haji. Padahal manasik haji yang diselenggarakan oleh departemen agama menurut saya justru lebih bagus, walaupun waktunya hanya 10 hari. Pengalaman saya waktu itu justru saya melihat yang diberikan dalam manasik haji depag sudah memadai.
Saya sudah menghimpun beberapa catatan manasik haji dari beberapa sumber buku karya ulama terkenal dan juga beberapa catatan manasik haji tahun 1423H dan 1427H, dan jika anda berminat membacanya anda dapat mendownloadnya (catatan tersebut bukan untuk dikomersialkan). Saya sendiri sudah mencetak catatan tersebut dalam bentuk buku saku yang saya beri judul "Hajjatur Rasul" (telah direvisi tanggal 19 Nov 2009)

Semoga dapat membantu anda dalam memahami manasik haji.
Dengan mempertimbangkan banyaknya permintaan ke email ku yang meminta Ringkasan Buku Hajjaturasul , aku telah postingkan tulisan tentang rangkuman manasik haji (telah direvisi tanggal 19 Nov 2009) dengan contoh do'a dengan bahasa Arab dan dilengkapi dengan tulisan bahasa
Indonesia serta terjemahannya. Anda dapat mendownloadnya dengan mengklik icon di bawah ini.
Sebagai informasi tambahan bagi Anda, bisa juga mengunjungi situs yang memberikan penjelasan tentang Haji dan Umrah yang dileuarkan oleh pemerintah Arab Saudi, isinya bagus dan cukup lengkap (dilengkapi juga dengan visualisasi). Jika berminat silahkan kunjungi Link berikut ini.
Jika Anda ingin menambah ilmu tentang Haji dan Umrah Anda bisa membaca tulisan ulama berikut :
1. Buku Haji dan Umrah seperti Rasulullah SAW , karya Syaikh Muhammad Nashirudin Al-Albany
2. Manasik Haji dan Umrah , karya syaikh Muhammad Shalih Al 'Utsaimin.
Untuk tanyangan dalam bentuk video dapat Anda kunjungi postingan saya disini .
Sumber : http://abusyafwan.blogspot.com/2007/11/panduan-manasik-haji.html
Rabu, November 25, 2009
Kamis, Oktober 15, 2009
Rabu, Oktober 14, 2009
Gempa Bumi, Cobaan Bagi Manusia
Ujian Bagi Mereka adalah Ujian Bagi Kita

Musibah bencana melanda negeri ini secara bertubi-tubi. Aceh, Mentawai, Jogja, Pangandaran, Tasikmalaya, Bandung selatan dan lain sebagainya sampai dengan Padang yang baru saja dilanda gempa dahsyat. Belum rampung penyelesaian urusan satu musibah telah muncul musibah lain. Bersedih sesuatu hal yang wajar karena kita memiliki hati nurani, kita semua memiliki empati ketika kita atau saudara kita tertimpa musibah bencana.
Namun kita harus mencoba memahami setiap musibah yang kita dapatkan. Segala musibah terebut terjadi dengan seijin Allah, musibah sendiri memiliki peran yang bermanfaat bagi kehidupan didunia.
"Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)” (QS. Al An’am : 69)
Manusia memang ditakdirkan tidak pernah lepas dari ujian. Baik yang sudah diprediksikan ataupun yang datang tiba-tiba seketika. Ada yang menganggapnya sebagai hal biasa, entahlah mungkin karena sudah terlalu bisa dengan kondisi kesusahan ataupun yang menganggap bahwa musibah tersebut, memang logikanya harus demikian.
Bahkan ada juga yang langsung 180 drajat berubah, berubah dalam arti tobat dan memperbaiki diri dengan sebenar-benarnya. Segala puji bagi Allah Yang Maha Pengampun!
Tetapi ada juga yang ‘taubat semu’. Kalau sedang susah, lebih mendekat karena muncul rasa butuh kepada Allah yang amat sangat. Tetapi ketika semua berlalu, maka berlalulah juga pendekatan yang telah dilakukan. Segala puji bagi Allah Yang Maha Mengetahui!
Uniknya, ada juga yang berbalik dari rahmat Allah swt, berpikir negatif (naudzubillah) menganggap Allah sudah tidak sayang lagi kepada hamba-Nya. Sudah berusaha berbuat baik kog tetep saja dikasih bencana kesusahan. Ya, Allah berilah kami kekuatan dan keikhlasan di jalan-Mu!
Banyak hikmah yang bisa manusia dapatkan ketika mengalami atau melihat suatu musibah, diantaranya adalah :

UJIAN
Benar banget ! Allah akan menguji hamba-Nya, mana saja yang benar-benar menuju Taqwa dan mana yang semu. Perhatikan ayat-ayat berikut ini :
“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”,sedang mereka tidak diuji lagi? (QS. 29:2)
“Apakah kamu akan mengira bahwa kamu akan dibiarkan (begitu saja), sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyatan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. 9:16)”
“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga,padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah”.Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.(QS. 2:214)”.
"Apakah kamu mengira akan dapat masuk syurga sedangkan belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjuang (berjihad) di antara kamu dengan penuh kesabaran." (QS.3:142)
“Sungguh mengagumkan (sikap) orang yang beriman, dan itu tidak terjadi selain pada orang beriman. Jika ia menerima kebahagiaan ia bersyukur, maka itu menjadi kebaikan baginya. Dan jika ia menerima musibah ia bersabar, maka itu jadi kebaikan baginya.(H.R. Muslim)”
Musibah merupakan salah satu cara Allah dalam menilai keimanan seseorang kepada takdir, karena seorang mukmin yakin bahwa segala sesuatu yang diterimanya adalah ketentuan dari Allah swt. Allah berkehendak melakukan apapun yang dikehendakinya. Oleh karena itu ucapan seorang mukmin ketika mendapati musibah ialah “Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un” sesungguhnya kami milik Allah dan sesungguhnya kami akan kembali kepadanya.
PENGHAPUS DOSA
Jika seorang mukmin menerima musibah dengan penuh kesabaran, keimanan dan tawakal maka hal itu akan menjadi penghapus dosa-dosanya, bahkan bisa jadi musibah yang datang bertubi-tubi itu mengantarkan kita kepada Allah dalam keadaan tidak membawa dosa karena semua akan dihapuskan oleh Allah swt.
Karena bisa saja musibah yang Allah berikan adalah bentuk kasih sayang yang Allah berikan.
“Akan terus menerus ujian menimpa mukmin dan mukminah yang menimpa jiwanya, anaknya dan hartanya hingga dia berjumpa Allah Ta’ala dalam keadaan tidak punya dosa” (H.R. Tirmidzi)
PERINGATAN BAGI ORANG-ORANG LALAI
Dengan musibah Allah mengingatkan kita bahwa Allah berkuasa untuk melakukan apapun yang dikehendaki-Nya. Kalau selama ini kita hanya mendengar, membaca kisah banjir besar yang terjadi pada jaman Nabi Nuh, dengan peristiwa gelombang tsunami atau luapan lumpur di sidoarjo jawa timur, Allah menegaskan bahwa hal itu bukan hal yang sulit untuk dipertontonkan kembali.
Tidak ada Sesuatu kekuatan apapun yang dapat menghalang-halangi proyek dan rencana Allah swt. Jika dalam banyak ayat Allah mengingatkan bahwa kiamat datang tiba-tiba, rasanya musibah gempa di Padang hari selasa kemarin telah membuktikan hal itu. Peristiwa itu juga menjadi peringatan bahwa manusia itu serba lemah, tidak memiliki apa-apa.
Jika diri, anak, istri, sanak family adalah miliki kita, mengapa kita tidak bisa mempertahankan kehidupan mereka? Jika ladang, rumah, kendaraan adalah milik kita, mengapa kita tidak dapat mempertahankannya? Ternyata kita tidak punya apa-apa, kita begitu kecil dihadapan-Nya, bahkan untuk menolak dengan apa yang tidak sukai pun kita tidak mampu.
ADZAB UNTUK ORANG DZALIM
Jangan dilupakan, tidak mustahil musibah besar ini merupakan azab dari Allah swt bagi orang-orang zalim dan orang-orang durhaka. Banyak sekali kisah didalam Al Qur’an yang menceritakan tentang kaum yang bergelimang kedzaliman kemudian dimusnahkan. Mereka sudah diseru ratusan tahun, karena masih juga membangkang maka kaum tersebut diganti seketika.
Lalu, bagaimana dengan orang-orang yang tidak berdosa dalam pandangan Allah?padahal mereka termasuk dalam terjangan bencana itu.
“Wahai Aisyah sesungguhnya Allah jika menurunkan azabnya kepada orang yang berhak mendapatkan siksa-Nya sementara ditengah-tengah mereka ada orang-orang shaleh, mereka semua terkena bencana bersama orang-orang itu lalu akan dibangkitkan berdasarkan niat mereka masing-masing.” (HR Ibnu Hibban).

KEPEDULIAN = SIKAP SYUKUR
Nah ini sangat penting! Bagi yang tidak terkena musibah, selain turut berduka, ia juga wajib bersyukur. Bukan hanya sekedar Alhamdulillah! Tetapi membuktikannya dengan berbagi dengan membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah bencana. Dengan tenaga, harta dan doa.
Bayangkan jika semua yang menimpa saudara-saudara disana tersebut menimpa kita juga. Bukankah sesama muslim itu satu tubuh ? Bukankah kesalehan dalam ibadah ritual juga harus dibuktikan dengan keshalehan sosial?
Bukankah mukmin terbaik akan selalu mendermakan yang terbaik juga?
Bukankah kalimat tolong-menolong terhadap sesama itu bukan hanya slogan?
Bukankah Allah berjanji memudahkan urusan hamba-Nya yang peduli kepada saudaranya?
Ini adalah kesempatan kita, bahu membahu bergandengan tangan menguatkan keimanan dan memperkuat ukhuwah dengan sesama. Rasulullah SAW mengingatkan “Siapa yang tidak peduli dengan urusan kaum muslimin, maka ia bukanlah termasuk golongan mereka”
Wallahu a’lam.
Sumber : MTA-Online

Musibah bencana melanda negeri ini secara bertubi-tubi. Aceh, Mentawai, Jogja, Pangandaran, Tasikmalaya, Bandung selatan dan lain sebagainya sampai dengan Padang yang baru saja dilanda gempa dahsyat. Belum rampung penyelesaian urusan satu musibah telah muncul musibah lain. Bersedih sesuatu hal yang wajar karena kita memiliki hati nurani, kita semua memiliki empati ketika kita atau saudara kita tertimpa musibah bencana.
Namun kita harus mencoba memahami setiap musibah yang kita dapatkan. Segala musibah terebut terjadi dengan seijin Allah, musibah sendiri memiliki peran yang bermanfaat bagi kehidupan didunia.
"Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)” (QS. Al An’am : 69)
Manusia memang ditakdirkan tidak pernah lepas dari ujian. Baik yang sudah diprediksikan ataupun yang datang tiba-tiba seketika. Ada yang menganggapnya sebagai hal biasa, entahlah mungkin karena sudah terlalu bisa dengan kondisi kesusahan ataupun yang menganggap bahwa musibah tersebut, memang logikanya harus demikian.
Bahkan ada juga yang langsung 180 drajat berubah, berubah dalam arti tobat dan memperbaiki diri dengan sebenar-benarnya. Segala puji bagi Allah Yang Maha Pengampun!
Tetapi ada juga yang ‘taubat semu’. Kalau sedang susah, lebih mendekat karena muncul rasa butuh kepada Allah yang amat sangat. Tetapi ketika semua berlalu, maka berlalulah juga pendekatan yang telah dilakukan. Segala puji bagi Allah Yang Maha Mengetahui!
Uniknya, ada juga yang berbalik dari rahmat Allah swt, berpikir negatif (naudzubillah) menganggap Allah sudah tidak sayang lagi kepada hamba-Nya. Sudah berusaha berbuat baik kog tetep saja dikasih bencana kesusahan. Ya, Allah berilah kami kekuatan dan keikhlasan di jalan-Mu!
Banyak hikmah yang bisa manusia dapatkan ketika mengalami atau melihat suatu musibah, diantaranya adalah :

UJIAN
Benar banget ! Allah akan menguji hamba-Nya, mana saja yang benar-benar menuju Taqwa dan mana yang semu. Perhatikan ayat-ayat berikut ini :
“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”,sedang mereka tidak diuji lagi? (QS. 29:2)
“Apakah kamu akan mengira bahwa kamu akan dibiarkan (begitu saja), sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyatan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. 9:16)”
“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga,padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah”.Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.(QS. 2:214)”.
"Apakah kamu mengira akan dapat masuk syurga sedangkan belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjuang (berjihad) di antara kamu dengan penuh kesabaran." (QS.3:142)
“Sungguh mengagumkan (sikap) orang yang beriman, dan itu tidak terjadi selain pada orang beriman. Jika ia menerima kebahagiaan ia bersyukur, maka itu menjadi kebaikan baginya. Dan jika ia menerima musibah ia bersabar, maka itu jadi kebaikan baginya.(H.R. Muslim)”
Musibah merupakan salah satu cara Allah dalam menilai keimanan seseorang kepada takdir, karena seorang mukmin yakin bahwa segala sesuatu yang diterimanya adalah ketentuan dari Allah swt. Allah berkehendak melakukan apapun yang dikehendakinya. Oleh karena itu ucapan seorang mukmin ketika mendapati musibah ialah “Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un” sesungguhnya kami milik Allah dan sesungguhnya kami akan kembali kepadanya.
PENGHAPUS DOSA
Jika seorang mukmin menerima musibah dengan penuh kesabaran, keimanan dan tawakal maka hal itu akan menjadi penghapus dosa-dosanya, bahkan bisa jadi musibah yang datang bertubi-tubi itu mengantarkan kita kepada Allah dalam keadaan tidak membawa dosa karena semua akan dihapuskan oleh Allah swt.
Karena bisa saja musibah yang Allah berikan adalah bentuk kasih sayang yang Allah berikan.
“Akan terus menerus ujian menimpa mukmin dan mukminah yang menimpa jiwanya, anaknya dan hartanya hingga dia berjumpa Allah Ta’ala dalam keadaan tidak punya dosa” (H.R. Tirmidzi)
PERINGATAN BAGI ORANG-ORANG LALAI
Dengan musibah Allah mengingatkan kita bahwa Allah berkuasa untuk melakukan apapun yang dikehendaki-Nya. Kalau selama ini kita hanya mendengar, membaca kisah banjir besar yang terjadi pada jaman Nabi Nuh, dengan peristiwa gelombang tsunami atau luapan lumpur di sidoarjo jawa timur, Allah menegaskan bahwa hal itu bukan hal yang sulit untuk dipertontonkan kembali.
Tidak ada Sesuatu kekuatan apapun yang dapat menghalang-halangi proyek dan rencana Allah swt. Jika dalam banyak ayat Allah mengingatkan bahwa kiamat datang tiba-tiba, rasanya musibah gempa di Padang hari selasa kemarin telah membuktikan hal itu. Peristiwa itu juga menjadi peringatan bahwa manusia itu serba lemah, tidak memiliki apa-apa.
Jika diri, anak, istri, sanak family adalah miliki kita, mengapa kita tidak bisa mempertahankan kehidupan mereka? Jika ladang, rumah, kendaraan adalah milik kita, mengapa kita tidak dapat mempertahankannya? Ternyata kita tidak punya apa-apa, kita begitu kecil dihadapan-Nya, bahkan untuk menolak dengan apa yang tidak sukai pun kita tidak mampu.
ADZAB UNTUK ORANG DZALIM
Jangan dilupakan, tidak mustahil musibah besar ini merupakan azab dari Allah swt bagi orang-orang zalim dan orang-orang durhaka. Banyak sekali kisah didalam Al Qur’an yang menceritakan tentang kaum yang bergelimang kedzaliman kemudian dimusnahkan. Mereka sudah diseru ratusan tahun, karena masih juga membangkang maka kaum tersebut diganti seketika.
Lalu, bagaimana dengan orang-orang yang tidak berdosa dalam pandangan Allah?padahal mereka termasuk dalam terjangan bencana itu.
“Wahai Aisyah sesungguhnya Allah jika menurunkan azabnya kepada orang yang berhak mendapatkan siksa-Nya sementara ditengah-tengah mereka ada orang-orang shaleh, mereka semua terkena bencana bersama orang-orang itu lalu akan dibangkitkan berdasarkan niat mereka masing-masing.” (HR Ibnu Hibban).

KEPEDULIAN = SIKAP SYUKUR
Nah ini sangat penting! Bagi yang tidak terkena musibah, selain turut berduka, ia juga wajib bersyukur. Bukan hanya sekedar Alhamdulillah! Tetapi membuktikannya dengan berbagi dengan membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah bencana. Dengan tenaga, harta dan doa.
Bayangkan jika semua yang menimpa saudara-saudara disana tersebut menimpa kita juga. Bukankah sesama muslim itu satu tubuh ? Bukankah kesalehan dalam ibadah ritual juga harus dibuktikan dengan keshalehan sosial?
Bukankah mukmin terbaik akan selalu mendermakan yang terbaik juga?
Bukankah kalimat tolong-menolong terhadap sesama itu bukan hanya slogan?
Bukankah Allah berjanji memudahkan urusan hamba-Nya yang peduli kepada saudaranya?
Ini adalah kesempatan kita, bahu membahu bergandengan tangan menguatkan keimanan dan memperkuat ukhuwah dengan sesama. Rasulullah SAW mengingatkan “Siapa yang tidak peduli dengan urusan kaum muslimin, maka ia bukanlah termasuk golongan mereka”
Wallahu a’lam.
Sumber : MTA-Online
Rabu, September 30, 2009
PINTU-PINTU MASUKNYA SYETAN
PINTU-PINTU MASUKNYA SYETAN
Hati manusia bagaikan benteng sedangkan syetan adalah musuh yang senantiasa mengintai untuk menguasai benteng tersebut. Kita tidak bisa menjaga benteng kalau tidak melindungi atau menjaga/menutup pintu-pintu masuknya syetan ke dalam hati. Kalau kita ingin memiliki kemampuan untuk menjaga pintu agar tidak diserbu syetan, kita harus mengetahui pintu-pintu mana saja yang dijadikan syetan sebagai jalan untuk menguasai benteng tsb. Melindungi hati dari gangguan syetan adalah wajib oleh karena itu mengetahui pintu masuknya syetan itu merupakan syarat untuk melindungi hati kita maka kita diwajibkan untuk mengetahui pintu-pintu mana saja yang dijadikan jalan untuk menguasi hati manusia.
Pintu tempat masuknya syetan adalah semua sifat kemanusiaan manusia yang tidak baik. Berarti pintu yang akan dimasuki syetan sebenarnya sangat banyak, Namun kita akan membahas pintu-pintu utama yang dijadikan prioritas oleh syetan untuk masuk menguasai manusia. Di antara pintu-pintu besar yang akan dimasuki syetan itu adalah:
1. Marah
Marah adalah kalahnya tentara akal oleh tentara syetan. Bila manusia marah maka syetan bisa mempermainkannya seperti anak-anak mempermainkan kelereng atau bola. Orang marah adalah orang yang sangat lemah di hadapan syetan.
2. Hasad
Manusia bila hasud dan tamak menginginkan sesuatu dari orang lain maka ia akan menjadi buta. Rasulullah bersabda:” Cintamu terhadap sesuatu bisa menjadikanmu buta dan tuli” Mata yang bisa mengenali pintu masuknya syetan akan menjadi buta bila ditutupi oleh sifat hasad dan ketamakan sehingga tidak melihat. Saat itulah syetan mendapatkan kesempatan untuk masuk ke hati manusia sehingga orang itu mengejar untuk menuruti syahwatnya walaupun jahat.
3. Perut kenyang
Rasa kenyang menguatkan syahwat yang menjadi senjata syetan. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Iblis pernah menampakkan diri di hadapan Nabi Yahya bin Zakariyya a.s. Beliau melihat pada syetan beberapa belenggu dan gantungan pemberat untuk segala sesuatu seraya bertanya. Wahai iblis belenggu dan pemberat apa ini? Syetan menjawab: Ini adalah syahwat yang aku gunakan untuk menggoda anak cucu Adam.Yahya bertanya: Apa hubungannya pemberat ini dengan manusia ? Syetan menjawab: Bila kamu kenyang maka aku beri pemberat sehingga engkau enggan untuk sholat dan dzikir. Yahya bertanya lagi: Apa lainnya? Tidak ada! Jawab syetan. Kemudian Nabi Yahya berkata: Demi Allah aku tidak akan mengenyangkan perutku dengan makanan selamanya. Iblis berkata. Demi Allah saya tidak akan memberi nasehat pada orang muslim selamanya.
Kebanyakan makan mengakibatkan munculnya enam hal tercela:
• Menghilangkan rasa takut kepada Allah dari hatinya.
• Menghilangkan rasa kasih sayang kepada makhluk lain karena ia mengira bahwa semua makhluk sama kenyangnya dengan dirinya.
• Mengganggu ketaatan kepada Allah
• Bila mendengarkan ucapan hikmah ia tidak mendapatkan kelembutan
• Bila ia bicara tentang ilmu maka pembicaraannya tidak bisa menembus hati manusia.
• Akan terkena banyak penyakit jasmani dan rohani
4. Cinta perhiasan dan perabotan rumah tangga
Bila syetan melihat hati orang yang sangat mencintai perhiasan dan perabotan rumah tangga maka iblis bertelur dan beranak dan menggodanya untuk terus berusaha melengkapi dan membaguskan semua perabotan rumahnya, menghiasi temboknya, langit-langitnya dst. Akibatnya umurnya habis disibukkan dengan perabotan rumah tangga dan melupakan dzikir kepada Allah.
5. Tergesa-gesa dan tidak melakukan receck
Rasulullah pernah bersabda: Tergesa-gesa termasuk perbuatan syetan dan hati-hati adalah dari Allah SWT. Allah berfirman: ”Manusia diciptakan tergesa-gesa” dalam ayat lain dditegaskan: “Sesungguhnya manusia itu sangat tergesa-gesa. Mengapa kita edilarang tergesa-gesa? Semua perbuatan harus dilakukan dengan pengetahuan dan penglihatan mata hati. Penglihatan hata hati membutuhkan perenungan dan ketenangan. Sedangkan tergesa-gesa menghalangi itu semua. Ketika manusia tergesa-gesa dalam melakukan kewajiban maka syetan menebarkan kejahatannya dalam diri manusia tanpa disadari.
6. Mencintai harta
Kecintaan terhadap uang dan semua bentuk harta akan menjadi alat hebat bagi syetan. Bila orang memiliki kecintaan kuat terhadap harta maka hatinya akan kosong. Kalau dia mendapatkan uang sebanyak satu juta di jalan maka akan muncul dari harta itu sepuluh syahwat dan setiap syahwat membutuhkan satu juta. Demikianlah orang yang punya harta akan merasa kurang dan menginginkan tambahan lebih banyak lagi.
7. Ta’assub bermadzhab dan meremehkan kelompok lain.
Orang yang ta’assub dan memiliki anggapan bahwa kelompok lain salah sangat berbahaya. Orang yang demikian akan banyak mencaci maki orang lain.
Meremehkan dan mencaci maki termasuk sifat binatang buas. Bila syetan menghiasi pada manusia bahwa taassub itu seakan-akan baik dan hak dalam diri orang itu maka ia semakin senang untuk menyalahkan orang lain dan menjelekkannya.
8. Kikir dan takut miskin.
Sifat kikir ini mencegah seseorang untuk memberikan infaq atau sedekah dan selalu menyeru untuk menumpuk harta kekayaan dan siksa yang pedih adalah janji orang yang menumpuk harta kekayaan tanpa memberikan haknya kepada fakir miskin. Khaitsamah bin Abdur Rahman pernah berkata: Sesungguhnya syaitan berkata: Anak cucu Adam tidak akan mengalahkanku dalama tiga hal perintahku: Aku perintahkan untuk mengambil harta dengan tanpa hak, menginfakkannya dengan tanpa hak dan menghalanginya dar hak kewajibannya (zakat).
Sufyan berkata: Syetan tidak mempunyai senjata sehebat senjata rasa takutnya manusia dari kemiskinan. Apabila ia menerima sifat ini maka ia mengambil harta tanpa hak dan menghalanginya dari kewajiban zakatnya.
9. Memikirkan Dzat Allah
Orang yang memikirkan dzat Allah tidak akan sampai kepada apa yang diinginkannya ia akan tersesat karena akal manusia tidak akan sampai kesana. Ketika memikirkan dzat Allah ia akan terpeleset pada kesyirikan.
10. Suudzon terhadap orang Islam ghibah.
Allah berfirman dalam Surat Al Hujuroot 12 sbb.:
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
Rasulullah pernah bersabda: Jauhillah tempat-tempat yang bisa memunculkan prasangka buruk.
Kalau ada orang yang selalu suudzdzon dan selalu mencari cela orang lain maka sebenarnya ia adalah orang yang batinnya rusak. Orang mukmin senantiasa mencari maaf dan ampunan tetapi orang munafik selalu mencari cela orang lain.
Itulah sebagian pintu-pintu masuknya syetan untuk menguasai benteng hatinya.
Kalau kita teliti secara mendetail kita pasti tidak akan mampu menghitung semua pintu masuknya syetan ke dalam hati manusia
Sekarang bagiamana solusi dari hal ini? Apakah cukup dengan zikrullah dan mengucapkan “Laa haula wa laa quwwata illa billah”? ketahuilah bahwa upaya untuk membentengi hati dari masuknya serbuan syetaan adalah dengan menutup semua pintu masuknya syetan dengan membersihkan hati kita dari sifat-sifat tercela yang disebutkan di atas. Bila kita bisa memutuskan akar semua sifat tercela maka syetan mendapatkan berbagai halangan untuk memasukinya ia tidak bisa menembus ke dalam karena zikrullah. Namun perlu diketahui bahwa zikir tidak akan kokoh di hati selagi hati belum dipenuhi dengan ketakwaan dan dijauhkan dari sifat-sifat tercela. Bila orang yang hatinya masih diliputi oleh akhlak tercela maka zikrullah hanyalah omongan jiwa yang tidak menguasai hati dan tidak akan mampu menolak kehadiran syetan. Oleh sebab itu Allah berfirman:
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya. ( Al A’raaf 201)
Perumpamaan syetan adalah bagaikan anjing lapar yang mendekati anda. Bila anda tidak memiliki roti atau daging pasti ia akan meninggalkanmu walaupun Cuma menghardiknya dengan ucapan kata. Tapi bila di tangan kita ada daging maka ia tidak akan pergi dari kita walaupun kita sudah berteriak ia ingin merebut daging dari kita. Demikian juga hati bila tidak memiliki makanan syetan akan pergi hanya dengan dzikrullah. Syahwat bila menguasai hati maka ia akan mengusir dzikrullah dari hati ke pinggirnya saja dan tidak bisa merasuk dalam relung hati. Sedangkan orang-orang muttaqin yang terlepas dari hawa nafsu dan sifat-sifat tercela maka ia akan dimasuki syetan bukan karena syahwat tapi karena kelalaian dari dzikrullah apabila ia kembali berdzikir maka syetan langsung takut. Inilah yang ditegaskan firman Allah dalam ayat sebelumnya:
Artinya: Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. ( Al A’roof ayat 200)
Dalam ayat lain disebutkan:
Artinya: Apabila kamu membaca Al Qur'an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk. Sesungguhnya syaitan ini tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhannya. Sesungguhnya kekuasaannya (syaitan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah. (An Nahl 98-100)
Mengapa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Bila Umar ra. Melewati suatu lereng maka syetan mengambil lereng selain yang dilewati Umar.”? Karena Umar memiliki hati yang bersih dari sifat-sifat tercela sehingga syetan tidak bisa mendekat. Kendatipun hati berusaha menjauhkan diri dari syetan dengan dzikrullah tapi mustahil syetan akan menjauh dari kita bila kita belum membersihkan diri dari tempat yang disukai syetan yaitu syahwat, seperti orang yang meminum obat sebelum melindungi diri dari penyakit dan perut masih disibukkan dengan makanan yang akan dicerna. Taqwa adalah perlindungan hati dari syahwat dan nafsu apabila zikrullah masuk kedalam hati yang kosong dari zikir maka syetan mendesak masuk seperti masuknya penyakit bersamaan dengan dimakannya obat dalam perut yang masih kosong.
Allah SWT berfirman :
Artinya: Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya. (Qoof 37)
WAllahu a’lamu bis showab.
___________________________________________
Sumber : Dudung.Net - Penulis : Dr.H. Achmad Satori
Hati manusia bagaikan benteng sedangkan syetan adalah musuh yang senantiasa mengintai untuk menguasai benteng tersebut. Kita tidak bisa menjaga benteng kalau tidak melindungi atau menjaga/menutup pintu-pintu masuknya syetan ke dalam hati. Kalau kita ingin memiliki kemampuan untuk menjaga pintu agar tidak diserbu syetan, kita harus mengetahui pintu-pintu mana saja yang dijadikan syetan sebagai jalan untuk menguasai benteng tsb. Melindungi hati dari gangguan syetan adalah wajib oleh karena itu mengetahui pintu masuknya syetan itu merupakan syarat untuk melindungi hati kita maka kita diwajibkan untuk mengetahui pintu-pintu mana saja yang dijadikan jalan untuk menguasi hati manusia.
Pintu tempat masuknya syetan adalah semua sifat kemanusiaan manusia yang tidak baik. Berarti pintu yang akan dimasuki syetan sebenarnya sangat banyak, Namun kita akan membahas pintu-pintu utama yang dijadikan prioritas oleh syetan untuk masuk menguasai manusia. Di antara pintu-pintu besar yang akan dimasuki syetan itu adalah:
1. Marah
Marah adalah kalahnya tentara akal oleh tentara syetan. Bila manusia marah maka syetan bisa mempermainkannya seperti anak-anak mempermainkan kelereng atau bola. Orang marah adalah orang yang sangat lemah di hadapan syetan.
2. Hasad
Manusia bila hasud dan tamak menginginkan sesuatu dari orang lain maka ia akan menjadi buta. Rasulullah bersabda:” Cintamu terhadap sesuatu bisa menjadikanmu buta dan tuli” Mata yang bisa mengenali pintu masuknya syetan akan menjadi buta bila ditutupi oleh sifat hasad dan ketamakan sehingga tidak melihat. Saat itulah syetan mendapatkan kesempatan untuk masuk ke hati manusia sehingga orang itu mengejar untuk menuruti syahwatnya walaupun jahat.
3. Perut kenyang
Rasa kenyang menguatkan syahwat yang menjadi senjata syetan. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Iblis pernah menampakkan diri di hadapan Nabi Yahya bin Zakariyya a.s. Beliau melihat pada syetan beberapa belenggu dan gantungan pemberat untuk segala sesuatu seraya bertanya. Wahai iblis belenggu dan pemberat apa ini? Syetan menjawab: Ini adalah syahwat yang aku gunakan untuk menggoda anak cucu Adam.Yahya bertanya: Apa hubungannya pemberat ini dengan manusia ? Syetan menjawab: Bila kamu kenyang maka aku beri pemberat sehingga engkau enggan untuk sholat dan dzikir. Yahya bertanya lagi: Apa lainnya? Tidak ada! Jawab syetan. Kemudian Nabi Yahya berkata: Demi Allah aku tidak akan mengenyangkan perutku dengan makanan selamanya. Iblis berkata. Demi Allah saya tidak akan memberi nasehat pada orang muslim selamanya.
Kebanyakan makan mengakibatkan munculnya enam hal tercela:
• Menghilangkan rasa takut kepada Allah dari hatinya.
• Menghilangkan rasa kasih sayang kepada makhluk lain karena ia mengira bahwa semua makhluk sama kenyangnya dengan dirinya.
• Mengganggu ketaatan kepada Allah
• Bila mendengarkan ucapan hikmah ia tidak mendapatkan kelembutan
• Bila ia bicara tentang ilmu maka pembicaraannya tidak bisa menembus hati manusia.
• Akan terkena banyak penyakit jasmani dan rohani
4. Cinta perhiasan dan perabotan rumah tangga
Bila syetan melihat hati orang yang sangat mencintai perhiasan dan perabotan rumah tangga maka iblis bertelur dan beranak dan menggodanya untuk terus berusaha melengkapi dan membaguskan semua perabotan rumahnya, menghiasi temboknya, langit-langitnya dst. Akibatnya umurnya habis disibukkan dengan perabotan rumah tangga dan melupakan dzikir kepada Allah.
5. Tergesa-gesa dan tidak melakukan receck
Rasulullah pernah bersabda: Tergesa-gesa termasuk perbuatan syetan dan hati-hati adalah dari Allah SWT. Allah berfirman: ”Manusia diciptakan tergesa-gesa” dalam ayat lain dditegaskan: “Sesungguhnya manusia itu sangat tergesa-gesa. Mengapa kita edilarang tergesa-gesa? Semua perbuatan harus dilakukan dengan pengetahuan dan penglihatan mata hati. Penglihatan hata hati membutuhkan perenungan dan ketenangan. Sedangkan tergesa-gesa menghalangi itu semua. Ketika manusia tergesa-gesa dalam melakukan kewajiban maka syetan menebarkan kejahatannya dalam diri manusia tanpa disadari.
6. Mencintai harta
Kecintaan terhadap uang dan semua bentuk harta akan menjadi alat hebat bagi syetan. Bila orang memiliki kecintaan kuat terhadap harta maka hatinya akan kosong. Kalau dia mendapatkan uang sebanyak satu juta di jalan maka akan muncul dari harta itu sepuluh syahwat dan setiap syahwat membutuhkan satu juta. Demikianlah orang yang punya harta akan merasa kurang dan menginginkan tambahan lebih banyak lagi.
7. Ta’assub bermadzhab dan meremehkan kelompok lain.
Orang yang ta’assub dan memiliki anggapan bahwa kelompok lain salah sangat berbahaya. Orang yang demikian akan banyak mencaci maki orang lain.
Meremehkan dan mencaci maki termasuk sifat binatang buas. Bila syetan menghiasi pada manusia bahwa taassub itu seakan-akan baik dan hak dalam diri orang itu maka ia semakin senang untuk menyalahkan orang lain dan menjelekkannya.
8. Kikir dan takut miskin.
Sifat kikir ini mencegah seseorang untuk memberikan infaq atau sedekah dan selalu menyeru untuk menumpuk harta kekayaan dan siksa yang pedih adalah janji orang yang menumpuk harta kekayaan tanpa memberikan haknya kepada fakir miskin. Khaitsamah bin Abdur Rahman pernah berkata: Sesungguhnya syaitan berkata: Anak cucu Adam tidak akan mengalahkanku dalama tiga hal perintahku: Aku perintahkan untuk mengambil harta dengan tanpa hak, menginfakkannya dengan tanpa hak dan menghalanginya dar hak kewajibannya (zakat).
Sufyan berkata: Syetan tidak mempunyai senjata sehebat senjata rasa takutnya manusia dari kemiskinan. Apabila ia menerima sifat ini maka ia mengambil harta tanpa hak dan menghalanginya dari kewajiban zakatnya.
9. Memikirkan Dzat Allah
Orang yang memikirkan dzat Allah tidak akan sampai kepada apa yang diinginkannya ia akan tersesat karena akal manusia tidak akan sampai kesana. Ketika memikirkan dzat Allah ia akan terpeleset pada kesyirikan.
10. Suudzon terhadap orang Islam ghibah.
Allah berfirman dalam Surat Al Hujuroot 12 sbb.:
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
Rasulullah pernah bersabda: Jauhillah tempat-tempat yang bisa memunculkan prasangka buruk.
Kalau ada orang yang selalu suudzdzon dan selalu mencari cela orang lain maka sebenarnya ia adalah orang yang batinnya rusak. Orang mukmin senantiasa mencari maaf dan ampunan tetapi orang munafik selalu mencari cela orang lain.
Itulah sebagian pintu-pintu masuknya syetan untuk menguasai benteng hatinya.
Kalau kita teliti secara mendetail kita pasti tidak akan mampu menghitung semua pintu masuknya syetan ke dalam hati manusia
Sekarang bagiamana solusi dari hal ini? Apakah cukup dengan zikrullah dan mengucapkan “Laa haula wa laa quwwata illa billah”? ketahuilah bahwa upaya untuk membentengi hati dari masuknya serbuan syetaan adalah dengan menutup semua pintu masuknya syetan dengan membersihkan hati kita dari sifat-sifat tercela yang disebutkan di atas. Bila kita bisa memutuskan akar semua sifat tercela maka syetan mendapatkan berbagai halangan untuk memasukinya ia tidak bisa menembus ke dalam karena zikrullah. Namun perlu diketahui bahwa zikir tidak akan kokoh di hati selagi hati belum dipenuhi dengan ketakwaan dan dijauhkan dari sifat-sifat tercela. Bila orang yang hatinya masih diliputi oleh akhlak tercela maka zikrullah hanyalah omongan jiwa yang tidak menguasai hati dan tidak akan mampu menolak kehadiran syetan. Oleh sebab itu Allah berfirman:
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya. ( Al A’raaf 201)
Perumpamaan syetan adalah bagaikan anjing lapar yang mendekati anda. Bila anda tidak memiliki roti atau daging pasti ia akan meninggalkanmu walaupun Cuma menghardiknya dengan ucapan kata. Tapi bila di tangan kita ada daging maka ia tidak akan pergi dari kita walaupun kita sudah berteriak ia ingin merebut daging dari kita. Demikian juga hati bila tidak memiliki makanan syetan akan pergi hanya dengan dzikrullah. Syahwat bila menguasai hati maka ia akan mengusir dzikrullah dari hati ke pinggirnya saja dan tidak bisa merasuk dalam relung hati. Sedangkan orang-orang muttaqin yang terlepas dari hawa nafsu dan sifat-sifat tercela maka ia akan dimasuki syetan bukan karena syahwat tapi karena kelalaian dari dzikrullah apabila ia kembali berdzikir maka syetan langsung takut. Inilah yang ditegaskan firman Allah dalam ayat sebelumnya:
Artinya: Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. ( Al A’roof ayat 200)
Dalam ayat lain disebutkan:
Artinya: Apabila kamu membaca Al Qur'an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk. Sesungguhnya syaitan ini tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhannya. Sesungguhnya kekuasaannya (syaitan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah. (An Nahl 98-100)
Mengapa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Bila Umar ra. Melewati suatu lereng maka syetan mengambil lereng selain yang dilewati Umar.”? Karena Umar memiliki hati yang bersih dari sifat-sifat tercela sehingga syetan tidak bisa mendekat. Kendatipun hati berusaha menjauhkan diri dari syetan dengan dzikrullah tapi mustahil syetan akan menjauh dari kita bila kita belum membersihkan diri dari tempat yang disukai syetan yaitu syahwat, seperti orang yang meminum obat sebelum melindungi diri dari penyakit dan perut masih disibukkan dengan makanan yang akan dicerna. Taqwa adalah perlindungan hati dari syahwat dan nafsu apabila zikrullah masuk kedalam hati yang kosong dari zikir maka syetan mendesak masuk seperti masuknya penyakit bersamaan dengan dimakannya obat dalam perut yang masih kosong.
Allah SWT berfirman :
Artinya: Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya. (Qoof 37)
WAllahu a’lamu bis showab.
___________________________________________
Sumber : Dudung.Net - Penulis : Dr.H. Achmad Satori
MACAM-MACAM HATI
Macam-macam hati
Hati merupakan bagian terpenting dalam tubuh manusia. Hati ini tidak akan terlepas dari tanggung jawab yang dilakukannya kelak di akhirat, sebagaimana firman Allah: "Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungan jawabnya." (Al-Isra: 36).
Dalam tubuh manusia kedudukan hati dengan anggota yang lainnya adalah ibarat seorang raja dengan seluruh bala tentara dan rakyatnya, yang semuanya tunduk di bawah kekuasaan dan perintahnya, dan bekerja sesuai dengan apa yang dikehendakinya.
" Ketahuilah bahwa dalam jasad ini ada segumpal daging, apabila segumpal daging itu baik, maka akan menjadi baik semuanya, dan apabila segumpal daging itu jelek, maka akan jeleklah semuanya, ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
1. Hati yang sehat
Yaitu hati yang terbebas dari berbagai penyakit hati. Firman Allah: "(Yaitu) di hari yang harta dan anak-anak tidak akan bermanfaat kecuali siapa yang datang mengharap Allah dengan membawa hati yang selamat." (Asy-Syura: 88-89).
Ayat ini sangatlah mengesankan, di sela-sela harta benda yang diburu dan dikejar-kejar orang, dan anak-anak laki-laki yang sukses dengan materinya dan sangat dibanggakan, ternyata itu semua tidak akan memberi manfaat kecuali siapa yang datang menghadap Allah dengan hati yang selamat.
Yaitu selamat dari semua nafsu syahwat yang bertentangan dengan perintah Allah dan laranganNya, dan dari semua syubhat yang memalingkan dari kebenaran, selamat dari peribadatan dan penghambaan diri kepada selain Allah, selamat dari berhukum dengan hukum yang tidak diajarkan oleh Allah dan RasulNya, dan mengikhlaskan seluruh peribadatannya hanya karena Allah, iradahnya, kecintaannya, tawakkalnya, taubatnya, ibadah dalam bentuk sembelihannya, takutnya, raja'nya, diikhlaskannya semua amal hanya kepada Allah.
Apabila ia mencintai maka cintanya karena Allah,
apabila ia membenci maka bencinya karena Allah,
apabila ia memberi maka memberinya karena Allah,
apabila menolak maka menolaknya karena Allah.
Dan tidak hanya cukup dengan ini, sampai ia berlepas diri dari semua bentuk keterikatan dan berhukum yang menyelisihi contoh dari Rasulullah. Maka hatinya sangat tertarik dengan ikatan yang kuat atas dasar mengikuti jejak langkah Rasulullah semata, dan tidak mendahulukan yang lainnya baik ucapan maupun perbuatannya.
Firman Allah: "Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu mendahului Allah dan RasulNya, bertakwalah kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (Al-Hujurat: 1).
2. Hati yang mati
Yaitu kebalikan dari hati yang sehat, hati yang tidak mengenal dengan Rabbnya, tidak melakukan ibadah sesuai dengan apa yang perintahkanNya, dicintaiNya dan diridhaiNya. Bahkan selalu memperturutkan nafsu dan syahwatnya serta kenikmatan dan hingar bingarnya dunia, walaupun ia tahu bahwa itu amatlah dimurkai oleh Allah dan dibenciNya.
Ia tidak pernah peduli tatkala memuaskan diri dengan nafsu syahwatnya itu diridhaiNya atau dimurkaiNya, dan ia menghambakan diri dalam segala bentuk kepada selain Allah.
Apabila ia mencintai maka cintanya karena nafsunya, apabila ia membenci maka bencinya karena nafsunya, apabila ia memberi maka itu karena nafsunya, apabila ia menolak maka tolakannya atas dasar nafsunya, maka nafsunya sangat berperan dalam dirinya, dan lebih ia cintai daripada ridha Allah.
Orang yang demikian menjadikan hawa nafsu sebagai imamnya, syahwat sebagai komandannya, kebodohan menjadi sopirnya, dan kelalaian sebagai tunggangan dan kendaraannya. Pikirannya hanya untuk mendapatkan dunia yang menipu ini dan dibuat mabuk oleh nafsu untuk mendapatkannya,
ia tidak pernah meminta kepada Allah kecuali dari tempat yang jauh. Tidak membutuhkan nasihat-nasihat dan selalu mengikuti langkah-langkah syetan yang selalu merayu dan menggodanya.
Maka bergaul dengan orang seperti ini akan mencelakakan kita, berkawan dengannya akan meracuni kita, dan duduk dengannya akan membinasakan kita.
3. Hati Yang Sakit
Yaitu hati yang hidup tapi ada penyakitnya, hati orang yang taat terhadap perintah-perintah Allah tetapi kadangkala juga berbuat maksiat, dan kadang-kadang salah satu di antara keduanya saling berusaha untuk mengalahkannya.
Hati jenis ini, mencintai Allah, iman kepadaNya beribadah kepadaNya dengan ikhlas dan tawakkal kepadaNya, itu semua selalu dilakukannya tetapi ia juga mencintai nafsu syahwat dan kadang-kadang sangat berperan dalam hatinya serta berusaha untuk mendapatkannya.
Hasad, sombong (dalam beribadah kepada Allah), ujub, dan terombang-ambing antara dua keinginan yaitu keinginan terhadap kenikmatan kehidupan akhirat serta keinginan untuk mendapatkan gemerlapnya dunia.Maka hati yang pertama hidup, tumbuh, khusyu' dan yang kedua layu kemudian mati. Adapun yang ketiga dalam keadaan tidak menentu, apakah akan hidup ataukah akan mati. Kemudian banyak sekali orang yang hatinya sakit dan sakitnya bahkan semakin parah, tetapi tidak merasa kalau hatinya sakit, bahkan sekalipun telah mati hatinya tetapi tidak tahu kalau hatinya telah mati.
Hati merupakan bagian terpenting dalam tubuh manusia. Hati ini tidak akan terlepas dari tanggung jawab yang dilakukannya kelak di akhirat, sebagaimana firman Allah: "Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungan jawabnya." (Al-Isra: 36).
Dalam tubuh manusia kedudukan hati dengan anggota yang lainnya adalah ibarat seorang raja dengan seluruh bala tentara dan rakyatnya, yang semuanya tunduk di bawah kekuasaan dan perintahnya, dan bekerja sesuai dengan apa yang dikehendakinya.
" Ketahuilah bahwa dalam jasad ini ada segumpal daging, apabila segumpal daging itu baik, maka akan menjadi baik semuanya, dan apabila segumpal daging itu jelek, maka akan jeleklah semuanya, ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
1. Hati yang sehat
Yaitu hati yang terbebas dari berbagai penyakit hati. Firman Allah: "(Yaitu) di hari yang harta dan anak-anak tidak akan bermanfaat kecuali siapa yang datang mengharap Allah dengan membawa hati yang selamat." (Asy-Syura: 88-89).
Ayat ini sangatlah mengesankan, di sela-sela harta benda yang diburu dan dikejar-kejar orang, dan anak-anak laki-laki yang sukses dengan materinya dan sangat dibanggakan, ternyata itu semua tidak akan memberi manfaat kecuali siapa yang datang menghadap Allah dengan hati yang selamat.
Yaitu selamat dari semua nafsu syahwat yang bertentangan dengan perintah Allah dan laranganNya, dan dari semua syubhat yang memalingkan dari kebenaran, selamat dari peribadatan dan penghambaan diri kepada selain Allah, selamat dari berhukum dengan hukum yang tidak diajarkan oleh Allah dan RasulNya, dan mengikhlaskan seluruh peribadatannya hanya karena Allah, iradahnya, kecintaannya, tawakkalnya, taubatnya, ibadah dalam bentuk sembelihannya, takutnya, raja'nya, diikhlaskannya semua amal hanya kepada Allah.
Apabila ia mencintai maka cintanya karena Allah,
apabila ia membenci maka bencinya karena Allah,
apabila ia memberi maka memberinya karena Allah,
apabila menolak maka menolaknya karena Allah.
Dan tidak hanya cukup dengan ini, sampai ia berlepas diri dari semua bentuk keterikatan dan berhukum yang menyelisihi contoh dari Rasulullah. Maka hatinya sangat tertarik dengan ikatan yang kuat atas dasar mengikuti jejak langkah Rasulullah semata, dan tidak mendahulukan yang lainnya baik ucapan maupun perbuatannya.
Firman Allah: "Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu mendahului Allah dan RasulNya, bertakwalah kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (Al-Hujurat: 1).
2. Hati yang mati
Yaitu kebalikan dari hati yang sehat, hati yang tidak mengenal dengan Rabbnya, tidak melakukan ibadah sesuai dengan apa yang perintahkanNya, dicintaiNya dan diridhaiNya. Bahkan selalu memperturutkan nafsu dan syahwatnya serta kenikmatan dan hingar bingarnya dunia, walaupun ia tahu bahwa itu amatlah dimurkai oleh Allah dan dibenciNya.
Ia tidak pernah peduli tatkala memuaskan diri dengan nafsu syahwatnya itu diridhaiNya atau dimurkaiNya, dan ia menghambakan diri dalam segala bentuk kepada selain Allah.
Apabila ia mencintai maka cintanya karena nafsunya, apabila ia membenci maka bencinya karena nafsunya, apabila ia memberi maka itu karena nafsunya, apabila ia menolak maka tolakannya atas dasar nafsunya, maka nafsunya sangat berperan dalam dirinya, dan lebih ia cintai daripada ridha Allah.
Orang yang demikian menjadikan hawa nafsu sebagai imamnya, syahwat sebagai komandannya, kebodohan menjadi sopirnya, dan kelalaian sebagai tunggangan dan kendaraannya. Pikirannya hanya untuk mendapatkan dunia yang menipu ini dan dibuat mabuk oleh nafsu untuk mendapatkannya,
ia tidak pernah meminta kepada Allah kecuali dari tempat yang jauh. Tidak membutuhkan nasihat-nasihat dan selalu mengikuti langkah-langkah syetan yang selalu merayu dan menggodanya.
Maka bergaul dengan orang seperti ini akan mencelakakan kita, berkawan dengannya akan meracuni kita, dan duduk dengannya akan membinasakan kita.
3. Hati Yang Sakit
Yaitu hati yang hidup tapi ada penyakitnya, hati orang yang taat terhadap perintah-perintah Allah tetapi kadangkala juga berbuat maksiat, dan kadang-kadang salah satu di antara keduanya saling berusaha untuk mengalahkannya.
Hati jenis ini, mencintai Allah, iman kepadaNya beribadah kepadaNya dengan ikhlas dan tawakkal kepadaNya, itu semua selalu dilakukannya tetapi ia juga mencintai nafsu syahwat dan kadang-kadang sangat berperan dalam hatinya serta berusaha untuk mendapatkannya.
Hasad, sombong (dalam beribadah kepada Allah), ujub, dan terombang-ambing antara dua keinginan yaitu keinginan terhadap kenikmatan kehidupan akhirat serta keinginan untuk mendapatkan gemerlapnya dunia.Maka hati yang pertama hidup, tumbuh, khusyu' dan yang kedua layu kemudian mati. Adapun yang ketiga dalam keadaan tidak menentu, apakah akan hidup ataukah akan mati. Kemudian banyak sekali orang yang hatinya sakit dan sakitnya bahkan semakin parah, tetapi tidak merasa kalau hatinya sakit, bahkan sekalipun telah mati hatinya tetapi tidak tahu kalau hatinya telah mati.
BEBERAPA CARA MENDEKATKAN DIRI KPD ALLAH SWT
BEBERAPA CARA MENDEKATKAN DIRI KPD ALLAH SWT :
1. Sholat wajib tepat waktu, selalu berdoa dan berdzikir kepada Allah
Dengan sholat, berdo'a dan dzikir kepada Allah, Inya Allah hati menjadi tenang, damai dan makin dekat dengan-Nya
2. Sholat tahajud
Dengan sholat tahajud Insya Allah cenderung mendapatkan perasaan tenang. Hal ini dimungkinkan karena di tengah kesunyian malam didapatkan kondisi keheningan dan ketenangan suasana,yang tentu saja semua itu hanya dapat terjadi atas izin-Nya. Pada malam hari, diri ini tidak lagi disibukkan dengan urusan pekerjaan ataupun urusan-urusan duniawi lainnya sehingga dapat lebih khusyu saat menghadap kepada-Nya.
3. Mengingat kematian yang dapat datang setiap saat
Kematian sebenarnya sangat dekat, lebih dekat dari urat leher kita. Dan dapat secepat kilat menjemput.
4. Membayangkan tidur di dalam kubur.
Membayangkan tidur dalam kuburan yang sempit , gelap dan sunyi saat kita mati nanti. Semoga amal ibadah kita selama di dunia ini dapat menemani kita di alam kubur nanti.
5. Membayangkan kedahsyatan siksa neraka.
Azab Allah sangat pedih bagi yang tidak menjauhi larangan-Nya dan tidak mengikuti perintah-Nya. Ya Allah jauhkanlah kami dari siksa neraka-Mu, karena kami sangat takut akan siksa neraka-Mu.Ya Allah bimbinglah kami agar dapat memanfaatkan sisa hidup kami untuk selalu dijalan-Mu.……
6. Membayangkan surga-Nya.
Kesenangan duniawi hanya bersifat sementara, sangat singkat dibanding dengan kenikmatan di akhirat yang tidak dibatasi waktu.Semoga kita dapat selalu mengikuti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dan Insya Allah diizinkan untuk meraih Surga-Nya. Amin…..
7a. Mengikuti tausyiah atau mengikuti pengajian secara rutin seminggu satu kali (minimal), dua kali atau lebih. Insya Allah... dengan mendengar tausyiah atau mengikuti pengajian, akan meningkatkan keimanan karena selalu diingatkan kembali utk selalu dekat kpd Allah SWT. Perlu dicatat, dikarenakan iman bisa turun atau naik, maka harus dijaga agar iman tetap stabil pada keadaan tinggi/ kuat dengan mengikuti tausyiah, pengajian dsb.
7b. Bergaul dengan orang-orang sholeh.
Seperti sudah dijelaskan di atas bahwa tingkat keimanan kita bisa turun atau naik, untuk itu perlu dijaga agar tingkat keimanan kita tetap tinggi. Berada pada lingkungan kondusif dimana orang-orangnya dekat dengan Allah SWT, Insya Allah juga akan membawa kita untuk makin dekat kepada-Nya.
8. Membaca Al Qur'an dan maknanya (arti dari setiap ayat yang dibaca)
Insya Allah dengan membaca Al Qur'an dan maknanya, akan menjadikan kita makin dekat dengan-Nya.
9. Menambah pengetahuan keislaman dengan berbagai cara, antara lain dengan : membaca buku, membaca di internet (tentang pengetahuan Islam, artikel Islam, tausyiah dsb), melihat video Islami yang dapat meningkatkan keimanan kita.
10. Merasakan kebesaran Allah SWT, atas semua ciptaan-Nya seperti Alam Semesta (jagad raya yang tidak berbatas) beserta semua isinya.
11. Merenung atas semua kejadian alam yang terjadi di sekeliling kita (tsunami, gunung meletus, gempa dsb). Dimana semua itu mungkin berupa ujian keimanan, peringatan, atau teguran bagi kita agar kita selalu ingat kepada-Nya/ mengikuti perintah-Nya. Bukan makin tersesat ke perbuatan maksiat atau perbuatan lain yang dilarang oleh-Nya. Ya Allah kami mohon bimbingan-Mu agar kami dapat selalu introspeksi atas semua kesalahan yang kami perbuat, meninggalkan larangan-Mu dan kembali ke jalan-Mu ya Allah.
12. Mensyukuri begitu besar nikmat yang sudah diberikan oleh Allah SWT
Jangan selalu melihat ke atas, lihatlah orang lain yang lebih susah. Begitu banyak nikmat yang diberikan oleh-Nya.Saat ini kita masih bisa bernafas, masih bisa makan, bisa minum, masih mempunyai keluarga, masih mempunyai apa yang kita miliki saat ini,masih mempunyai panca indera mata, hidung, telinga dan...masih bisa bernafas (masih diberi kesempatan hidup). Masih pantaskah kita tidak bersyukur dan tidak berterimakasih pada-Nya.
Oleh : Hamba Allah
1. Sholat wajib tepat waktu, selalu berdoa dan berdzikir kepada Allah
Dengan sholat, berdo'a dan dzikir kepada Allah, Inya Allah hati menjadi tenang, damai dan makin dekat dengan-Nya
2. Sholat tahajud
Dengan sholat tahajud Insya Allah cenderung mendapatkan perasaan tenang. Hal ini dimungkinkan karena di tengah kesunyian malam didapatkan kondisi keheningan dan ketenangan suasana,yang tentu saja semua itu hanya dapat terjadi atas izin-Nya. Pada malam hari, diri ini tidak lagi disibukkan dengan urusan pekerjaan ataupun urusan-urusan duniawi lainnya sehingga dapat lebih khusyu saat menghadap kepada-Nya.
3. Mengingat kematian yang dapat datang setiap saat
Kematian sebenarnya sangat dekat, lebih dekat dari urat leher kita. Dan dapat secepat kilat menjemput.
4. Membayangkan tidur di dalam kubur.
Membayangkan tidur dalam kuburan yang sempit , gelap dan sunyi saat kita mati nanti. Semoga amal ibadah kita selama di dunia ini dapat menemani kita di alam kubur nanti.
5. Membayangkan kedahsyatan siksa neraka.
Azab Allah sangat pedih bagi yang tidak menjauhi larangan-Nya dan tidak mengikuti perintah-Nya. Ya Allah jauhkanlah kami dari siksa neraka-Mu, karena kami sangat takut akan siksa neraka-Mu.Ya Allah bimbinglah kami agar dapat memanfaatkan sisa hidup kami untuk selalu dijalan-Mu.……
6. Membayangkan surga-Nya.
Kesenangan duniawi hanya bersifat sementara, sangat singkat dibanding dengan kenikmatan di akhirat yang tidak dibatasi waktu.Semoga kita dapat selalu mengikuti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dan Insya Allah diizinkan untuk meraih Surga-Nya. Amin…..
7a. Mengikuti tausyiah atau mengikuti pengajian secara rutin seminggu satu kali (minimal), dua kali atau lebih. Insya Allah... dengan mendengar tausyiah atau mengikuti pengajian, akan meningkatkan keimanan karena selalu diingatkan kembali utk selalu dekat kpd Allah SWT. Perlu dicatat, dikarenakan iman bisa turun atau naik, maka harus dijaga agar iman tetap stabil pada keadaan tinggi/ kuat dengan mengikuti tausyiah, pengajian dsb.
7b. Bergaul dengan orang-orang sholeh.
Seperti sudah dijelaskan di atas bahwa tingkat keimanan kita bisa turun atau naik, untuk itu perlu dijaga agar tingkat keimanan kita tetap tinggi. Berada pada lingkungan kondusif dimana orang-orangnya dekat dengan Allah SWT, Insya Allah juga akan membawa kita untuk makin dekat kepada-Nya.
8. Membaca Al Qur'an dan maknanya (arti dari setiap ayat yang dibaca)
Insya Allah dengan membaca Al Qur'an dan maknanya, akan menjadikan kita makin dekat dengan-Nya.
9. Menambah pengetahuan keislaman dengan berbagai cara, antara lain dengan : membaca buku, membaca di internet (tentang pengetahuan Islam, artikel Islam, tausyiah dsb), melihat video Islami yang dapat meningkatkan keimanan kita.
10. Merasakan kebesaran Allah SWT, atas semua ciptaan-Nya seperti Alam Semesta (jagad raya yang tidak berbatas) beserta semua isinya.
11. Merenung atas semua kejadian alam yang terjadi di sekeliling kita (tsunami, gunung meletus, gempa dsb). Dimana semua itu mungkin berupa ujian keimanan, peringatan, atau teguran bagi kita agar kita selalu ingat kepada-Nya/ mengikuti perintah-Nya. Bukan makin tersesat ke perbuatan maksiat atau perbuatan lain yang dilarang oleh-Nya. Ya Allah kami mohon bimbingan-Mu agar kami dapat selalu introspeksi atas semua kesalahan yang kami perbuat, meninggalkan larangan-Mu dan kembali ke jalan-Mu ya Allah.
12. Mensyukuri begitu besar nikmat yang sudah diberikan oleh Allah SWT
Jangan selalu melihat ke atas, lihatlah orang lain yang lebih susah. Begitu banyak nikmat yang diberikan oleh-Nya.Saat ini kita masih bisa bernafas, masih bisa makan, bisa minum, masih mempunyai keluarga, masih mempunyai apa yang kita miliki saat ini,masih mempunyai panca indera mata, hidung, telinga dan...masih bisa bernafas (masih diberi kesempatan hidup). Masih pantaskah kita tidak bersyukur dan tidak berterimakasih pada-Nya.
Oleh : Hamba Allah
Langganan:
Postingan (Atom)

